Yesus memberikan serangkaian peringatan yang keras kepada para pemimpin agama. Dia menyingkapkan kemunafikan mereka serta akibat dari kesombongan dan penolakan terhadap kebenaran Allah. Ketika berbicara tentang apa yang akan datang, Yesus memanggil kita untuk tetap berjaga-jaga, setia, dan siap—hidup dalam pengharapan dan ketaatan sambil menantikan kedatangan-Nya.
Bacaan
Matius 23–24
Refleksi
Dalam hal apa Anda mungkin merasa lebih baik atau lebih benar daripada orang lain, bahkan tanpa disadari? Bagaimana Anda dapat menyerahkan kesombongan itu kepada Tuhan?
Seperti orang Farisi, kita punya kemampuan yang luar biasa untuk merasa diri baik karena tidak melakukan jenis dosa tertentu, sementara menganggap sepele kecemaran yang ada di dalam hati kita.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?