Yesus memasuki Yerusalem dengan penuh kemenangan, menggenapi nubuat Zakharia ketika Dia menunggang seekor keledai. Saat menyucikan Bait Allah dan mengajar melalui perumpamaan, Dia menyatakan undangan Allah yang penuh anugerah—bahkan kepada pemungut cukai dan perempuan berdosa—sekaligus memperingatkan tentang akibat yang serius bagi mereka yang menolak Anak Allah.
Bacaan
Matius 21–22
Refleksi
Perumpamaan Yesus yang mana paling menarik perhatian Anda? Apa yang dinyatakannya tentang Kerajaan Allah?
Dunia mungkin lambat menyadari kedatangan-Nya, tetapi segera menjadi sangat jelas bahwa ada Pribadi yang baru di tengah mereka—Pribadi yang tidak sama dengan siapa pun. Itulah sebabnya terdengar seruan Hosana ketika Yesus memasuki Yerusalem, ada salib yang berlumuran darah pada Jumat Agung, dan ada sukacita serta keheranan yang tak terbayangkan pada pagi Paskah.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?