Dalam bacaan hari ini, Israel mengalami kekalahan dari orang Filistin, dan tabut perjanjian Tuhan direbut—mendatangkan malapetaka bagi orang Filistin hingga akhirnya mereka mengembalikannya.
Bacaan
1 Samuel 4–6
Refleksi
Orang Israel membawa tabut perjanjian Tuhan ke medan perang, padahal seharusnya tidak dilakukan kecuali atas perintah Tuhan, dengan harapan bahwa kehadiran tabut itu akan memberi mereka kemenangan. Sering kali kita pun melakukan hal yang sama. Apakah kamu memperlakukan kehadiran Tuhan sebagai sesuatu yang harus dihormati dan ditaati, atau sebagai cara untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan?
Ketika kita menyadari bahwa kita hidup, bernapas, berjalan, dan bergerak dalam hadirat-Nya, kesadaran itu akan memengaruhi setiap aspek hidup kita. Hal itu akan membawa perlindungan, juga sukacita dan berkat. Dan saat kita hidup dalam takut akan Tuhan, kita akan menemukan sukacita dan kebebasan yang sejati.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?