Hari ini kita melihat bangsa Israel sekali lagi berpaling dari Tuhan dan mengalami penindasan, sampai Tuhan membangkitkan Yefta untuk membebaskan mereka. Namun, Yefta membuat sebuah nazar yang tragis dan berakhir dengan kehilangan putrinya. Siklus perpecahan pun berlanjut ketika konflik internal terjadi di antara suku-suku Israel, menyingkapkan betapa dalamnya keretakan di tengah umat itu.
Bacaan
Hakim-Hakim 10–12
Refleksi
Ketika kamu merenungkan kisah Yefta dan putrinya, pikirkan janji atau komitmen apa yang baru-baru ini kamu buat, dan renungkan: apakah kamu menjalankannya dengan hikmat, kerendahan hati, dan rasa hormat kepada Tuhan?
Perjuangan kita melawan dosa tidak akan sepenuhnya berakhir sampai kita pulang ke rumah bersama Tuhan. Namun melalui pergumulan yang kadang terasa berat itu, Tuhan ingin kita belajar bahwa Injil yang telah menyelamatkan kita juga terus bekerja untuk menyelamatkan kita setiap hari—menyelamatkan kita dari kejatuhan demi kejatuhan, saat peperangan antara daging dan roh terus berlangsung.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Skip to main content
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?