Dua pasal terakhir Injil Matius membawa kita kepada puncak rencana penebusan Allah. Yesus dengan rela menyerahkan nyawa-Nya dalam ketaatan kepada Bapa, tetapi kisah-Nya tidak berakhir di dalam kubur. Setelah bangkit dengan kemenangan, Dia mengutus murid-murid-Nya dan memberikan jaminan: “Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman” (Mat. 28:20).
Bacaan
Matius 27–28
Refleksi
Bagian mana dari bacaan hari ini yang paling menggerakkan hati Anda untuk memuji Yesus? Luangkan waktu sejenak untuk bersukacita di dalam Dia.
Yesus tidak mati sebagai korban yang tidak berdaya atau sekadar seorang martir yang pasif. Alkitab mengatakan bahwa Dia “menyerahkan nyawa-Nya.” Dia mati dengan rela, dalam ketaatan kepada Bapa. Dia meletakkan hidup-Nya di atas mezbah—dengan sadar dan dengan rela menyerahkan diri-Nya sebagai korban.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?