Setelah Elihu selesai berbicara, Tuhan sendiri menjawab Ayub dari dalam badai. Ia mengajukan pertanyaan-pertanyaan tentang dasar bumi, luasnya ciptaan, dan kekuatan alam—merendahkan Ayub melalui penyataan hikmat dan kuasa ilahi.
Bacaan
Ayub 35–38
Refleksi
Ketika Tuhan berbicara kepada Ayub dalam pasal 38, Ia menegaskan bahwa Dialah satu-satunya Allah. Mengapa penting bagi kita untuk mengingat hal ini, terutama di masa-masa penderitaan?
Ayub tidak membiarkan kepahitan sesaat tinggal menetap di hatinya. Di akhir kisahnya, Ayub bertobat dan mengalami pemulihan.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?