Bacaan hari ini menceritakan ratapan Ayub yang terus berlanjut atas penderitaannya, serta penghinaan yang ia alami—bahkan dari sahabat-sahabatnya sendiri. Di tengah dukacitanya, Ayub memohon pembelaan dan merindukan adanya Saksi di surga yang mau mendengar perkaranya.
Bacaan
Ayub 17–20
Refleksi
Bagaimana mempercayai Kristus sebagai Pembela dan Penebus sejati memberi Anda pengharapan ketika Anda disalahpahami atau saat keadilan terasa tertunda?
Bahkan orang-orang kudus yang sungguh berserah pun tetap bisa mengalami dukacita, penderitaan, dan pergumulan. Namun di tengah perjalanan hidup di dunia ini, sukacita yang Kristus berikan mengangkat kita melampaui keadaan kita dan memberi kita sekilas gambaran yang indah tentang kenikmatan kekal di surga.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?