Hari ini kita mulai membaca kitab Ayub. Dalam pasal 1–4, Ayub—seorang yang benar dan diberkati—mengalami kehilangan dan penderitaan yang sangat besar ketika Iblis, dengan izin Tuhan, menguji imannya. Di tengah dukacitanya, Ayub merespons dengan kesedihan sekaligus penyembahan, sementara sahabat-sahabatnya mulai menyampaikan pandangan mereka tentang apa yang sedang ia alami.
Bacaan
Ayub 1–4
Refleksi
Dalam Ayub 1:12, Tuhan memberi izin kepada Iblis untuk menindas Ayub—sebuah pengingat bahwa Allah Mahakuasa, dan Iblis tidak. Bagaimana kebenaran ini menghibur hati Anda hari ini?
Kemampuan untuk menanggapi penderitaan dengan iman dan ucapan syukur bukanlah milik para “pahlawan rohani” atau tokoh-tokoh Alkitab saja.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?