Yosafat memimpin Yehuda dengan hati yang sungguh-sungguh mencari Tuhan. Ia mengajak umat kembali kepada Tuhan dan percaya bahwa Tuhanlah yang berperang bagi mereka. Namun bahkan raja yang setia ini pun sempat tersandung ketika ia bersandar pada hikmat manusia—sebuah pengingat bahwa kita setiap hari perlu bergantung kepada Tuhan dengan segenap hati.
Bacaan
2 Tawarikh 19–21
Refleksi
Mintalah Tuhan menyelidiki hati Anda dan menunjukkan bagian-bagian hidup Anda di mana Anda mungkin masih bersandar pada pengertian sendiri, bukan mempercayai Dia. Berdoalah agar Tuhan membentuk hati yang rindu akan Firman-Nya dan peka terhadap tuntunan-Nya di atas segalanya.
Strategi terbesar untuk melawan pencobaan adalah mengarahkan pandangan kita kepada Kristus dan menyadari bahwa Dialah yang telah membayar harga untuk pembebasan kita. Ia taat sepenuhnya kepada kehendak Bapa ketika menghadapi pencobaan, dan Ia juga sanggup melepaskan kita. Apa pun bentuk perbudakan yang mungkin mengikat seumur hidup kita, apa pun pergumulan yang kita hadapi, pengharapan akan kelepasan kita hanya ada di dalam Kristus.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?