Membaca Alkitab, hari ke 132

Ketika Asa mencari Tuhan dengan segenap hati, kebangunan rohani dan sukacita melanda Yehuda. Namun di kemudian hari, saat ia mengandalkan pertolongan manusia dan bukan Tuhan, Asa diingatkan bahwa pengharapan kita harus selalu tertuju kepada Allah saja. Yosafat pun menghormati Tuhan dan menerima berkat, tetapi ia juga belajar bahwa persekutuan yang dibangun tanpa hikmat Allah dapat membawa masalah.

Bacaan

2 Tawarikh 15–18

Refleksi

Saat mengambil keputusan—baik besar maupun kecil—bagaimana Anda dapat berhenti sejenak untuk menilai apakah Anda sedang percaya kepada Tuhan atau bersandar pada pengertian sendiri?

Di masa kesesakannya, Asa percaya kepada Tuhan. Ia berseru kepada Allah, dan oleh tangan Tuhan musuh dikalahkan. Allah menghormati iman Asa dan meneguhkan berkat-Nya atas kepemimpinannya. Asa menanggapi dengan kerendahan hati, dan keteguhan rohani bangsa itu pun semakin diperdalam.

Ada hari yang terlewat?

Lihat arsip bacaan harian

Hal untuk Direnungkan

Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?

Silakan masukkan email Anda. (Tidak akan ditampilkan secara publik)