Dalam 2 Samuel 1–3, Daud meratapi kematian Saul dan Yonatan, lalu diurapi menjadi raja atas suku Yehuda, sementara Isyboset, anak Saul, memerintah atas seluruh Israel. Terjadi perebutan kekuasaan antara kedua kubu itu, tetapi Daud semakin kuat karena Tuhan telah memilihnya menjadi raja.
Bacaan
2 Samuel 1–3
Refleksi
Dalam bagian ini, Daud sungguh-sungguh meratapi kematian Saul, meskipun hubungan mereka penuh gejolak. Ketika kamu melihat seseorang—terutama orang yang pernah menyakiti atau berbuat jahat kepadamu—jatuh dalam dosa, kehilangan kedudukan, atau menerima akibat dari perbuatannya, bagaimana hatimu menanggapinya?
Bahkan orang-orang kudus yang telah sepenuhnya berserah kepada Tuhan pun kadang mengalami duka, penderitaan, dan pergumulan. Namun di tengah perjalanan hidup di dunia ini, sukacita yang Kristus berikan mampu mengangkat kita melampaui keadaan kita dan memberi kita sekilas rasa akan kenikmatan kekal di surga yang menakjubkan.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?