Dalam 1 Samuel 17–18, Tuhan memakai Daud untuk mengalahkan Goliat. Kemenangan ini membuat Daud dikenal di seluruh negeri dan mendapat kasih dari Yonatan, anak Saul. Namun, seiring bertambahnya keberhasilan Daud, Saul menjadi iri hati dan mulai melihatnya sebagai ancaman.
Bacaan
1 Samuel 17–18
Refleksi
Dalam bagian ini kita melihat betapa cepatnya hati manusia bisa berubah—seperti halnya kasih dan penerimaan dari sesama yang bisa beralih dalam sekejap. Apakah hidupmu hari ini berpusat untuk menyenangkan Tuhan yang tidak pernah berubah? Ataukah kamu lebih sibuk mencari penerimaan dunia yang pandangannya terus berganti-ganti?
Setiap langkah kecil dalam penyerahan diri yang kita ambil meneguhkan bahwa Allah layak dipercaya, dan melalui langkah-langkah itu Ia mempersiapkan kita untuk mempercayai-Nya dalam penyerahan yang lebih besar yang mungkin Ia minta di masa depan.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?