Hari ini kita menutup kitab Hakim-hakim. Dalam bagian ini, Israel terjerumus ke dalam perang saudara, dan kitab ini berakhir dalam kekacauan—setiap orang melakukan apa yang benar menurut pandangannya sendiri.
Bacaan
Hakim-Hakim 19–21
Refleksi
Ketika kamu merenungkan kejatuhan demi kejatuhan akibat ketidaktaatan yang digambarkan dalam kitab Hakim-hakim, mintalah Tuhan menyelidiki hatimu. Apakah kamu sedang melakukan apa yang benar menurut pandanganmu sendiri? Ataukah kamu sungguh-sungguh berusaha melayani Tuhan sesuai dengan Firman-Nya?
Kita memiliki Allah yang menebus, yang terus bekerja menjadikan segala sesuatu baru, dan yang selalu berkarya—bahkan melalui kehidupan dan kisah kita yang berantakan—untuk menulis kisah-Nya sendiri dan menyatakan kemuliaan-Nya.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?