Dalam bacaan hari ini, Tuhan membangkitkan para hakim seperti Otniel, Ehud, dan Samgar untuk menyelamatkan umat-Nya. Namun, karena bangsa Israel terus berkompromi dengan dosa, mereka hidup dalam ketidakstabilan yang berulang kali terjadi.
Bacaan
Hakim-Hakim 1–3
Refleksi
Hakim-hakim 3:7 mengatakan bahwa bangsa Israel “melupakan TUHAN, Allah mereka” dan melakukan apa yang jahat di mata-Nya. Bagaimana ketika kita secara tidak sadar “melupakan” Tuhan—tidak menaruh Dia di pusat hati dan pikiran kita—dapat memengaruhi kasih kita kepada Tuhan dan kepada sesama?
Apakah kita telah kehilangan kepekaan untuk terkejut dan berdukacita karena dosa? Apakah kita sudah begitu terbiasa dengan kekejian, kenajisan, dan kekasaran yang terus muncul di media publik hingga kita menjadi kebal terhadap pengaruh yang mematikannya hati kita sendiri? Apakah kita telah menjadi tidak peka terhadap bahasa dan gambar yang tidak kudus yang lewat begitu saja melalui mata dan telinga kita, lalu masuk ke pikiran dan hati kita?
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Skip to main content
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?