Setelah Sara dimakamkan, Tuhan menyediakan istri bagi Ishak dan meneguhkan kembali perjanjian-Nya. Namun seperti yang akan kamu baca hari ini, setelah kelahiran anak kembar Ishak — Yakub dan Esau — sebuah persaingan baru mulai muncul di dalam keluarga itu.
Bacaan
Kejadian 23–27
Refleksi
Apakah kamu masih menyimpan rasa sakit hati atau kepahitan terhadap anggota keluarga atau teman yang pernah menyakiti kamu? Berhentilah sejenak, dan mintalah kepada Tuhan untuk menolongmu mengampuni mereka serta membebaskan hatimu dari sisa kepahitan yang masih tersisa
Esau menyimpan dendam terhadap Yakub. Ia memeliharanya di dalam hati, menunggu waktu yang tepat, dengan niat untuk membalas — bahkan lebih dari itu. Namun masalahnya, ketika kita menjadi seperti “penagih utang” terhadap orang yang bersalah kepada kita, kita bukan hanya menahan orang itu dalam penjara hutangnya, tetapi kita sendiri pun terkurung dalam penjara yang sama.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Skip to main content
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?