Sebelum Harun dan anak-anaknya dapat melayani sebagai imam, mereka terlebih dahulu menjalani upacara pentahbisan yang khidmat di Kemah Suci—sebuah peristiwa yang dipenuhi rasa kagum, gentar, dan hormat yang besar kepada Tuhan.
Bacaan
Imamat 7–9
Refleksi
Sebagai pengikut Yesus, kamu telah menerima panggilan yang mulia—untuk menolong orang lain mengenal Tuhan dan diperdamaikan dengan-Nya. Apakah kamu memandang peran ini dengan sungguh-sungguh?
Seluruh air itu—semua percikan dan pencurahan—melambangkan bahwa mereka dibasuh dalam kekudusan Allah, disucikan, dan diurapi untuk melayani. Tindakan itu juga menjadi gambaran awal dari peristiwa berabad-abad kemudian, ketika Yesus, Imam Besar yang diutus oleh Allah, masuk ke dalam dan bangkit keluar dari air baptisan. Kudus, taat, rendah hati, dan berserah.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Skip to main content
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?