Pada akhir Perjanjian Lama, Maleakhi memanggil umat Tuhan untuk bertobat dan memperingati mereka akan penghakiman, sambil menunjuk pada Sang Utusan yang akan datang – Tuhan Yesus – yang akan memurnikan, memulihkan dan membawa keselamatan. Pada nubuatan yang terakhir ini, Tuhan berdiam selama empat ratus tahun sampai Mesias yang dijanjikan lahir.
Bacaan
Maleakhi 1-4
Refleksi
Setelah nubuatan Maleakhi, Allah seakan-akan berdiam selama empat ratus tahun, namun umat-Nya tetap dipanggil untuk menantikan-Nya dengan setia. Bagaimana Anda merespons ketika Allah tampak diam dalam hidup Anda? Langkah-langkah apa yang dapat Anda ambil untuk memperdalam iman Anda sementara Anda menantikan jawaban-Nya?
Seandainya Allah tidak berkenan menegakkan kembali perjanjian-Nya, tidak akan ada harapan bagi masa depan.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?