Habakuk melihat ketidakadilan di sekelilingnya dan bergumul dengan apa yang tampak seperti keheningan Allah. Namun ketika ia memusatkan pandangannya pada karakter, kedaulatan, dan kesetiaan-Nya, ketakutan dan kegelisahannya berubah menjadi kepercayaan dan penyembahan.
Bacaan
Habakuk 1-3
Refleksi
Luangkan waktu sejenak untuk merenungkan bagaimana Anda merespons ketika hidup terasa membingungkan atau tidak adil. Mintalah Allah menolong Anda membawa ketakutan, kegelisahan, dan pertanyaan Anda kepada-Nya dalam doa, sehingga Anda tidak dikuasai oleh kekhawatiran atau kemarahan, melainkan belajar mempercayai karakter dan kesetiaan-Nya.
Hati kita diubahkan saat kita berdoa. Doa untuk kesembuhan dapat berubah menjadi doa untuk ketekunan. Doa untuk pengampunan dapat bertumbuh menjadi doa pertobatan. Doa untuk kelegaan dapat menjadi doa penyerahan diri. Dengan kasih, Allah membuka hati kita untuk melihat bahwa apa yang kita minta sering kali hanyalah jalan pintas dari karya yang lebih dalam yang Ia sedang kerjakan.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?