Di tengah pengepungan dan penawanan, Yeremia membeli sebuah ladang—sebuah tanda pengharapan bahwa rumah dan ladang suatu hari akan kembali dibeli di negeri ini. Walaupun kegelapan mengelilingi mereka, ini bukanlah akhir!
Bacaan
Yeremia 32-34
Refleksi
Apakah Anda pernah berlangkah maju di dalam iman untuk memercayai janji-janji Tuhan bagi masa depan? Seperti apa bentuknya?
Tuhan memerintahkan Yeremia melakukan sesuatu yang tampak tidak masuk akal—membeli sebidang tanah di negerinya sebagai tanda bagi umat-Nya bahwa pada waktu yang telah Ia tetapkan, Ia akan membawa mereka kembali ke tanah mereka. Nabi itu taat melakukan apa yang diperintahkan, karena ia tahu Tuhan selalu menepati firman-Nya kepada umat-Nya.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?