Yesaya dibawa masuk ke dalam hadirat Tuhan yang kudus, lalu diutus keluar dengan pesan yang akan ditolak oleh banyak orang. Di tengah krisis pada zaman Raja Ahas, Allah menjanjikan bahwa suatu hari seorang perempuan muda yang masih perawan akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan Ia akan dinamai Imanuel.
Bacaan
Yesaya 5-8
Refleksi
"Bagaimana kesadaran langsung Yesaya akan dosanya menantang cara Anda mendekati hadirat Tuhan? "
Yesaya bukan mengakui dosa bangsanya melainkan dosanya sendiri - “aku ini seorang yang najis bibir.” Sebelom titik ini, Yesaya telah menjadi orang yang baik. Tetapi setelah titik ini, ia menjalani kehidupannya bukan berdasarkan kekuatan atau keunggulan alaminya, melainkan berdasarkan kesadaran akan ketergantungannya.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?