Membaca Alkitab, hari ke 141

Bacaan hari ini menceritakan bagaimana Ezra memimpin sekelompok orang buangan dari Babel kembali ke Yerusalem. Alih-alih mengandalkan pengawalan bersenjata, ia mengajak umat untuk berpuasa dan berdoa, mempercayakan perlindungan mereka sepenuhnya kepada Tuhan. Setibanya di Yerusalem, Ezra mendapati banyak orang Israel telah menyimpang dari perintah Tuhan. Hatinya remuk oleh ketidaktaatan itu; ia merendahkan diri dalam doa, mengakui dosa-dosa umat, dan berupaya memulihkan mereka kepada kesetiaan perjanjian.

Bacaan

Ezra 8–10

Refleksi

Pada awal pasal 10, Ezra tersungkur, menangis, berdoa, dan mengakui dosa atas nama bangsanya. Kapan terakhir kali Anda sungguh berdukacita atas dosa-dosa keluarga, gereja, atau bangsa Anda? Luangkan waktu hari ini untuk mengakuinya di hadapan Tuhan, sambil memohon agar Ia melembutkan hati Anda terhadap keseriusan dosa.

Ya Tuhan, kiranya aku tidak pernah menganggap enteng dosa—baik dosaku sendiri maupun dosa orang lain—melainkan Engkau menuntunku untuk lebih dahulu menunjukkan penyesalan yang sungguh dan berdiri sebagai pendoa syafaat. Amin.

Ada hari yang terlewat?

Lihat arsip bacaan harian

Hal untuk Direnungkan

Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?

Silakan masukkan email Anda. (Tidak akan ditampilkan secara publik)