Sebagai seorang tahanan di Mesir, meski dilupakan dan difitnah, Yusuf tetap setia kepada Tuhan. Pada waktu-Nya yang tepat, Tuhan mengangkat Yusuf dan membuatnya berbuah di tempat di mana ia menderita.
Bacaan
Kejadian 39–41
Refleksi
Yusuf menolak godaan — bukan karena godaan itu tidak menarik, tetapi karena ia lebih menghargai hubungannya dengan Allah. Adakah bagian hidupmu di mana kamu sedang bergumul untuk lebih menghargai Allah daripada godaan yang ada di hadapanmu?
Yusuf menolak untuk jatuh ke dalam rayuan istri majikannya, karena ia sadar bahwa jika ia menyerah, ia tidak hanya akan bersalah terhadap perempuan itu dan suaminya; ia juga tidak sekadar melanggar hati nuraninya sendiri atau mencemarkan nama baiknya. Ia menahan diri karena tahu bahwa jika ia melakukan dosa itu, ia berdosa melawan Allah.
Ada hari yang terlewat?
Lihat arsip bacaan harian
Skip to main content
Hal untuk Direnungkan
Ayat kunci dan kebenaran apa yang Tuhan taruh di hati Anda hari ini?